Elegi Keheningan

Sunyi, Gelap, Namun Jantungku Terus Berdetak,

Angin Bertiup, Daunpun Melambai Kepadaku,

Tetes Air Hujan Jatuh Dengan Perlahan,

Sejalan Aku Menampungnya,

Dongeng-Dongeng Terdengar Sayup

Dari Radio Yang Sudah Butut.

Akupun Terduduk Menumpahkan Air Yang Penuh

Melalui Sungai hingga Bermuara DiLaut Lepas

Itulah Gubukku Yang Hening……

Genting Bocor,

Radio Butut,

Dan Dinding Yang Retak.

Katakanlah Padaku…Oh Angin,

Mampukah Aku Menjalaninya.

© Copyright 2004 Khomeini Mujahid All Rights Reserved

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.